jual kurma curah impor dari uni emirat arab (UAE) grosir

4 Langkah Cara Taubat dari Syirik Agar Diampuni

4 Langkah Cara Taubat dari Syirik agar diampuni oleh Allah

4 Langkah Cara Taubat dari Syirik – Kita sering mendengar penceramah berkata bahwa syirik dan kekafiran adalah satu-satunya dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah Ta’ala. Pernyataan ini benar, namun harus dipahami maksudnya bahwa dosa tersebut tidak akan diampuni jika pelakunya mati dalam keadaan kafir atau musyrik dan belum sempat bertaubat dari perbuatan dan keyakinannya sebelum meninggal dunia. Adapun jika seseorang bertaubat, Allah akan mengampuni segala dosa walau sebesar apapun, termasuk dosa syirik. Ini seperti firman Allah Ta’ala,

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)

Nah, bagaimana cara dan langkah-langkah untuk bertaubat yang benar dari perbuatan syirik supaya diampuni oleh Allah subhanahuwata’ala? Berikut ulasan cara bertaubat dari dosa syirik sebagaimana kami lansir dari situs islamqa.info

4 Langkah Cara Taubat dari Syirik

 

Syirik adalah dosa terbesar, karena Allah Ta’ala mengabarkan bahwa Dia tidak akan mengampuni dosa syirik bagi orang yang belum bertaubat darinya, sedangkan dosa yang lain selain syirik dan kekafiran (yang pelakunya belaum sempat bertaubat sebelum wafat) masuk kedalam kehendak Allah di hari kiamat, bila Allah berkehandak Dia akan mengampuninya dan bila Allah berkehendak Dia akan mengadzabnya. Oleh karena itu, seorang hamba wajib benar-benar takut dan khawatir terhadap dosa syirik yang dosanya begitu serius disisi Allah subhanahuwata’ala. (Fathul Majid, hal. 58)

Baca juga:  Pengertian Syirik, Musyrik, Pembagian, Bentuk & Contohnya

Karena itu, wajib melakukan taubat dari segala jenis dan tipe syirik, baik itu syirik besar maupun syirik kecil. Bila seseorang telah bertaubat dari syirik dengan cara taubat yang tulus (taubat nasuha) maka sungguh Allah Ta’ala akan menerima taubatnya dan mengampuni segala dosa-dosanya. Allah Ta’ala berfirman,

 

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ ۚ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ يَلْقَ أَثَامًا

Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),

يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيَخْلُدْ فِيهِ مُهَانًا

(yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,

إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Furqon 68-70)

Maka, cara untuk bertaubat dari perbuatan syirik ada 4 langkah yang harus ditempuh agar taubat seseorang diterima dan diampuni oleh Allah, cara dan langkahnya adalah:
  1. Meninggalkan dosa syirik dan tidak mengerjakannya lagi
  2. Patuh, tunduk dan menyembah hanya kepada Allah saja
  3. Menyesali perbuatan syiriknya yang merupakan bentuk melampaui batas kepada hak Allah Ta’ala
  4. Dan bertekad untuk tidak mengulangi kembali perbuatan syirik selama-lamanya
Baca juga:  Ucapan dan Perbuatan yang Menyebabkan Murtad, Keluar Dari Islam

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

قُل لِّلَّذِينَ كَفَرُوا إِن يَنتَهُوا يُغْفَرْ لَهُم مَّا قَدْ سَلَفَ وَإِن يَعُودُوا فَقَدْ مَضَتْ سُنَّتُ الْأَوَّلِينَ

Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (ketetapan) (Allah terhadap) orang-orang dahulu”. (QS. Al-Anfal: 38)

Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam bersabda,
 الإسلام يهدم ما كان قبله
“Islam itu menghancurkan (dosa-dosa) yang pernah dilakukan sebelumnya.” (HR. Muslim: 121)
Dan Nabi shallallahu’alaihiwasallam telah memberi tahu bahwa pintu taubat senantiasa terbuka sebelum seorang hamba meregang nyawa, Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam bersabda,
إن الله يقبل توبة العبد مالم يغرغر-  رواه الترمذي 3537  وهو في صحيح الجامع 1425
“Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selagi ia belum meregang nyawa (nyawanya sampai di tenggorokan).” (HR. Tirmidzi 3537)
Barangsiapa yang terjatuh kedalam perbuatan syirik besar yang menyebabkan keluarnya seseorang dari Islam, maka wajib baginya untuk bertaubat dari perbuatannya tersebut dengan taubat yang tulus, kemudian memperbaiki niat dan perbuatannya.
Demikian juga ia dianjurkan untuk mandi setelah bertaubat, karena  Nabi shallallahu’alaihiwasallam pernah memerintahkan hal tersebut kepada Qais bin ‘Ashim ketika ia masuk Islam, sebagaimana terdapat dalam riwayat Imam Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud dan Nasa’i dan disahihkan oleh Ibnu Sakan. (Fatawa Lajnah Daimah 5/317)
Demikian juga dengan syirik kecil wajib diwaspadai dan bertaubat darinya, karena syirik kecil walaupun tidak menyebabkan seseorang kafir dan murtad dari Islam, namun syirik kecil berpotensi menjadi syirik besar jika tidak diwaspadai. Bahkan syirik kecil ini lebih berbahaya dari segi bahwa ia sering dilalaikan dan disepelekan oleh orang.
Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam  telah mewanti-wanti ummatnya agar tidak tejatuh kedalam syirik kecil ini, seperti sabdanya,
أخوف ما أخاف عليكم الشرك الأصغر
“Hal yang paling aku takutkan bagi kalian adalah syirik kecil.” (HR. Ahmad 23119, Al-Albani mengatakan bahwa sanadnya jayyid (bagus)).

Solusi Nabi Agar Terhindar dari Syirik

 

Baca juga:  Ucapan dan Perbuatan yang Menyebabkan Murtad, Keluar Dari Islam

Selain cara taubat dari syirik diatas, berikut ada cara dan solusi dan cara dari Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam  supaya kita terhindar dari terjatuh kedalam perbuatan syirik, caranya adalah sebagaimana tersebut dalam hadits, sabda beliau shallallahu’alaihiwasallam,

الشرك فيكم أخفى من دبيب النمل على الصفا ألا أدلك على شيء إذا فعلته أذهب الله عنك صغار ذلك وكباره ، تقول : اللهم إني أعوذ بك أن أشرك بك وأنا أعلم وأستغفرك لما لا أعلم – صحيح الجامع  2876
“Syirik pada kalian lebih tersembunyi dari jejak semut hitam diatas batu (hitam), maukah engkau jika aku tunjukkan sesuatu yang apabila engkau melakukannya maka Allah akan menghilangkan perbuatan syirik darimu, baik syirik kecil maupun syirik besar? yaitu engkau berdo’a,
اللهم إني أعوذ بك أن أشرك بك وأنا أعلم وأستغفرك لما لا أعلم
Ya Allah aku berlindung kepadamu dari perbuatan syirik (menyekutukan) Mu padahal aku mengetahui dan aku minta ampun kepadamu terhadap apa yang aku tidak ketahui. (Shahih Al-Jami’ 2876)
Demikian 4 Langkah Cara Taubat dari Syirik semoga bermanfaat.
Wallahu’alam