Hosting Unlimited Indonesia

Arti dan Makna Kafir Musta’min

  • admin 

Arti dan Makna Kafir Musta’min- Musta’min (مستأمن) dari kata ista’mana (استأمن) yang artinya meminta keamanana.

Adapun secara istilah syar’i, kafir must’amin adalah orang kafir harbi yang meminta perlindungan keamanan atau ia diberi perlindungan oleh individu muslim atau negara islam untuk masuk ke wilayah islam disaat kondisi perang antara kaum muslimin dan kafirin. Jika ia diberi perlindungan maka tidak boleh diganggu dan dibunuh.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Adapun Musta’min adalah kafir yang bukan warga negara islam (bukan kafir dzimmi) yang masuk ke wilayah islam (dengan jaminan keamanan). Kafir musta’min ada empat golongan, yaitu:

  1. Para utusan atau delegasi
  2. Para pedagang
  3. Orang-orang yang meminta perlindungan, kepada mereka ditawarkan islam dan Quran, jika ingin mereka maka boleh masuk islam dan jika ingin mereka boleh kembali ke wilayah mereka (tanpa masuk islam)
  4. Orang-orang yang punya kepentingan, seperti berkunjung (kepada keluarga atau teman) dan lainnya.

Hukum mereka ialah, tidak boleh diboikot, tidak boleh diambil pajak (jizyah) dari mereka. Kalaupun orang yang meminta perlindungan ditawarkan padanya Islam dan Quran, ia boleh memilih antara masuk islam atau ia setelah itu boleh pergi ke wilayah kemanannya (wilayah kafir), sebelum ia sampai ke wilayahnya, ia tidak boleh diganggu, dan setelah sampai ke wilayahnya ia kembali menjadi kafir harbi.

Baca juga:  Ucapan dan Perbuatan yang Menyebabkan Murtad, Keluar Dari Islam

Rincian hukum kafir musta’min ini dapat ditemukan pembahasannya dalam kitab-kitab fiqih islami.

Dalam syari’at Islam, ada 4 kategori orang kafir yang masing-masing memiliki hukum berbeda-beda, keempatnya adalah: