Hosting Unlimited Indonesia

Hukum Olahraga Saat Puasa di Bulan Ramadhan, Bolehkah?

  • admin 
hukum olah raga di siang hari bulan ramadhan saat puasa

Pertanyaan: Bolehkah melakukan latihan olahraga di bulan Ramadhan? Aku ingin agar tetap fit dengan latihan berlari dan angkat beban, tapi aku pernah dengar bahwa latihan seperti ini tidak boleh dilakukan pada siang hari bulan Ramadhan, karena dapat berpengaruh pada puasa. Apakah perkataan itu benar?

Jawaban:

Alhamdulillah..

Pada dasarnya olahraga seperti berlari, berenang dan sebagainya adalah boleh dan halal dilakukan. Kalaupun terlarang, itu karena ada hal lain yang berkaitan dengannya, tapi tidak ada kaitannya dengan puasa.

Meskipun demikian, jika Anda olahraga di siang hari Ramadhan perlu memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Apabila olahraga atau latihan menyebabkan lelah dan lemas sehingga tidak sanggup melaksanakan sholat tarawih, misalnya, maka hukumnya makruh, karena olahraga tersebut menjadi sebab ditinggalkannya amal ibadah yang memiliki keutamaan di bulan Ramadhan.
  2. Apabila olahraga atau latihan itu menyebabkan lemahnya badan sehingga seseorang berbuka puasa karenanya, atau menyebabkan ia meninggalkan sholat wajib berjama’ah, maka ia menjadi haram

Adapun jika olahraga tidak menyebabkan seseorang meninggalkan kewajiban atau luput dalam ibadah yang memiliki keutamaan, maka olahraganya tidak diharamkan dan tidak pula makruh, baik disaat puasa maupun selainnya.

(Bahkan olahraga menjadi berpahala, jika ia niatkan dengan olahraga tersebut tubuh seseorang menjadi lebih sehat dan lebih semangat untuk ibadah. Karena suatu sebab kebaikan adalah kebaikan, selama tidak berlebihan dan dilakukan secukupnya dan sewajarnya)

Baca juga:  Benarkah ada Tiga Tingkatan Orang Puasa yang Disebutkan oleh Imam Al-Ghazali?

Syaikh Ibnu Utsaimin pernah ditanya:

Pada malam-malam bulan Ramadhan sebagian pemuda menghabiskan malam mereka dengan pertandingan olahraga. Bagaimana arahan Anda mengenai hal ini?

Beliau menjawab:

Kami menmandang hal semacam ini perkara yang membuang-buang waktu dan kebaikan besar yang disia-siakan. Bukan ini tugas pemuda muslim di dalam kehidupan. Tugas pemuda muslim adalah menyembah Allah dan berusaha untuk memperbaiki masyarakat islam. Seperti misalnya ia berjalan di pasar, kemudian ketika melihat suatu kemungkaran, ia cegah dengan penuh adab dan kelembutan, atau dengan berkumpul untuk membaca Al-quran.

Adapun buang-buang waktu dengan hal-hal semacam ini, maka demi Allah ini adalh sebuah kerugian. Sekarang, pemuda-pemuda ini, pada kenyataannya masyarakat telah menyia-nyiakan mereka apabila mayoritas waktu mereka dihabiskan untuk hal semacam itu.

Maka, seandainya seseorang ingin menghibur dirinya dengan permainan olahraga yang dibolehkan, seperti sepak bola, dengan syarat dilakukan secukupnya, maka kami memandang ini tidak mengapa, karena ia dapat melatih dan menguatkan badan, menyenangkan hatiĀ  dan menghilangkan rasa bosan. (Liqa Bab Maftuh, Ibnu ‘Utsaimin 13/116)

 

Referensi:

islamqa.info

Tag: